Apakah Anda terpikirkan untuk membuat mushola pribadi di rumah? Sebelum membuat Anda harus mendesain mushola pribadi di dalam rumah terlebih dahulu. Sebuah rumah disebut nyaman jika rumah tersebut telah memenuhi beragam kebutuhan Anda dan keluarga.

Misalnya terdapat ruang tidur yang layak dan sesuai dengan jumlah anggota keluarga yang ada di dalam rumah.Selain itu ruangan lainnya harus mempunyai luas yang sesuai dengan kapasitas dan jumlah anggota keluarga sehingga dapat menampung seluruh barang-barang miliki keluarga.

Tidak hanya dua hal tersebut, rumah yang nyaman pun merupakan rumah yang menyediakan fasilitas yang lengkap: untuk keluarga dan untuk para tamu yang berkunjung. Kemewahan dan kenyamanan tak selalu identik dengan bentuk fisik, melainkan kondisi di dalam rumah menjadi tolak-ukur kemewahan dan kenyamanan.

Membuat Desain Mushola Minimalis Didalam Rumah

Jika Anda memiliki budget yang pas-pasan dan di dalam rumah Anda tidak cukup untuk membuat beragam fasilitas. Anda bisa melengkapi rumah dengan fasilitas yang lebih murah dan hanya memakan sedikit lahan yang berguna untuk keluarga dan tamu. Seperti ide mushola minimalis didalam rumah ini.

Nah, salah satu bukti kenyamanan adalah membuat mushala pribadi untuk kepentingan keluarga dan para tamu yang berkunjung. Anda perlu mengetahui cara desain mushola pribadi agar sesuai dengan kebutuhan dan luas lahan yang diperlukan.

Pada kesempatan kali ini saya ingin membahas tentang desain mushola yang bisa Anda sesuaikan dengan kapasitas (jumlah anggota keluarga), luas lahan, dan isi dompet.

Selain penampilan yang indah, mushola dan tempat wudhu pun patut Anda pertimbangkan untuk penempatan dan jarak antar keduanya.

Pentingnya Mushola Minimalis di Dalam Rumah

Alangkah baiknya jika di dalam rumah—sebagai seorang muslim—terdapat mushola di dalamnya. Berkat keberadaannya yang amat berguna sebagai tempat untuk melaksanakan ibadah Shalat. Untuk para penghuni rumah atau pun sewaktu tamu berkunjung ke rumah  ingin melaksanakan ibadah Shalat, mereka tak akan bingung mencari tempat. Apalagi kalau rumah Anda dengan masjid umum lokasinya berjauhan.

Maka dari itu, mushola di rumah Anda hendaknya didesain dengan baik dan pastikan ukuran yang memadai dan sesuai.  Dimaksudkan agar sewaktu Anda, keluarga, dan para tamu menggunakannya bisa layak sebagai tempat shalat berjamaah.

Begitu juga faktor kebersihan dan kesucian harus senantiasa terjaga. Musholla harus mendapatkan ventilasi untuk mengalirnya udara dan cahaya sehingga tidak pengap.

Berikut saya akan memberikan saran sederhana dalam proses pembuatan musholla. Dengan harapan  mushola yang ideal dapat terbangun dan dapat digunakan secara optimal.

Contoh Desain Mushola Pribadi

Di bawah ini saya lampirkan 9 pilihan desain mushola yang bisa Anda pilih sesuai dengan kebutuhan dan kondisi di dalam rumah Anda. Silakan memilih desain interior mushola sederhana di bawah ini.

1. Lantai mushala terbuat dari papan kayu

Lantai papan kayu atau parket bisa Anda gunakan sebagai pilihan lantai mushala kecil. Papan lantai kayu akan memberikan kesan hangat di waktu malam dan dingin di waktu siang hari. Apalagi mushala yang menghadap langsung ke jendela akan membuat pencahayaan di siang hari akan maksimal dan mengurangi penggunaan lampu.

2. Pertimbangkan kapasitas Musholah

Selain nilai estetis, substansi beribadahmu agan tetap terjaga. Ditambah perpaduan warna putih dan jendela membuat suasana di dalam mushala terlihat cerah.

4. Desain Mushala Sederhana

tetapi tetap menjunjung nilai keindahan dan kesucian. Memadukan warna cokelat kayu dengan putih dan di atap diberikan tambahan mural berupa langit.

5. Mushola Kombinasi Hijau dan Putih

Memadukan warna hijau dengan putih membuat kesan mushola di rumahmu kian teduh dan sejuk. Apalagi menempatkan ventilasi—sebagai pengganti kipas angin—agar udara bisa menyejukkan ibadahmu.

6. Mushola dan Tempat Wudhu Berdekatan

Menempatkan mushola berdekatan dengan tempat wudhu saya rasa lebih efektif: biaya, ruang, dan waktu.

7. Siapkan Juga Tempat Penyimpanan Alquran

Selain beribadah, umat muslim pun wajib membaca kitab Al-Quran. Maka dari itu, tidak ada salahnya jika kamu mendesain mushola di rumah dengan menambahkan rak.

8. Mushola pribadi Ukuran Kecil

Mushola ini memiliki ukuran yang tidak luas. Kalau pun tidak bisa Shalat berjemaah, di depan mushola rumahmu bisa kamu berikan tambahan kursi untuk mengantre.

9. Mushola dengan Dinding Tidak permanen

Jika kamu tidak ingin membuat dinding pembatas permanen, menerapkan desain seperti gambar di bawah ini cukup efektif. Apalagi kalau ruangan di dalam rumah Anda terbilang tidak luas, desain mushola ini bisa Anda aplikasikan.

Contoh Desain Tempat Wudhu Dalam Rumah

Tidak hanya desain mushola, saya juga melampirkan 8 contoh desain tempat wudhu rumah minimalis yang bisa Anda sesuaikan dengan kondisi mushola.

1. Instalasi Wudhu 1 paket

Meletakkan tempat wudhu dengan desain seperti gambar di bawah ini cukup efektif kalau ruangan di dalam rumah anda sudah tidak tersedia. Tampilan macam ini membuat proses wudhu Anda lebih mudah.

2. Wudhu di Dalam Rumah

Desain tempat wudhu seperti ini bisa Anda pilih jika rumah Anda memiliki lantai 2. Alasannya adalah ketersediaan tempat untuk buang hajat di samping tempat wudhu tampak di ruang yang tidak berpintu. Jika ingin, kamu bisa menambahkan pintu demi kenyamanan.

3. Wudhu Alami

Tempat wudhu di bawah ini tampak sederhana, tetapi menarik untuk Anda aplikasikan ke dalam tempat wudhu di desain mushola mungil di teras belakang rumah karena berfungsi sebagai penghias belakang atau depan rumah Anda.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *